Anggota DPRD Purbalingga Terus Pantau dan Awasi Distribusi JPS

Pastikan Lancar dan Tepat Sasaran, Anggota DPRD Purbalingga Terus Pantau dan Awasi Distribusi JPS.

Sampai dengan Sabtu (30/5), Pemkab Purbalingga masih terus mendistribusikan bantuan JPS berupa paket sembako bagi warga terdampak Covid-19 di desa-desa yang ada di 3 kecamatan yakni Kecamatan Rembang, Bobotsari dan Karangreja.

Guna memastikan distribusi JPS yang bersumber dari APBD Kabupaten Purbalingga TA 2020 berjalan lancar dan tepat sasaran, para anggota DPRD Purbalingga ikut memantau dan mengawasi pelaksanaanya di sejumlah desa di daerah pemilihan mereka.
Seperti yang dilakukan oleh Mimbarudin, S.sos di Desa Gunungwuled dan Wuriyati, A.Md di Desa Bodaskarangjati Kecamatan Rembang. 
Sementara itu, Erni Widyawati, S.Sos memantau dan mengawasi di Desa Karangreja, Ma’ruf Ridho di Desa Tlahab Kidul dan Desa Siwarak Kecamatan Karangreja, H. Widodo, S.Ag, M.M. di Desa Gunungkarang dan Karangtalun Kecamatan Bobotsari.

Selain kegiatan pemantauan dan pengawasan distribusi JPS, para anggota DPRD Purbalingga juga terus melakukan sosialisasi dan himbauan kepada masyarakat tentang upaya pencegahan penyebaran Covid-19, seperti yang dilakukan oleh H. In’am Birohmatillah bersinergi dengan Forkopimcam Karanganyar.
Masyarakat terus dihimbau agar berperilaku hidup bersih dan sehat, menggunakan masker terutama apabila harus keluar rumah, jaga jarak fisik (physical distancing), sering mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir dan tidak berkerumun.

Anggota DPRD Kabupaten Purbalingga Ikut Mengawasi Distribusi JPS Bagi Warga Terdampak Covid-19

Anggota DPRD Kabupaten Purbalingga Ikut Mengawasi Distribusi JPS Bagi Warga Terdampak Covid-19.

Pemerintah Kabupaten Purbalingga melaksanakan distribusi Jaring Pengaman Sosial (JPS) berupa paket sembako bagi warga masyarakat terdampak Covid-19 yang bersumber dari APBD Kabupaten Purbalingga Tahun 2020. Kegiatan distribusi JPS dari Pemkab Purbalingga ke seluruh Desa dan Kelurahan tersebut sudah dimulai dari sepekan yang lalu menjelang hari raya Idul Fitri. Dimana hari ini Kamis (28/5), distribusi JPS dijadwalkan di 3 Kecamatan yakni Kecamatan Kutasari, Kejobong dan Bukateja.

Guna melaksanakan fungsi pengawasan, anggota DPRD Kabupaten Purbalingga terlihat aktif melakukan pengawasan di sejumlah desa lokasi distribusi JPS. Hal ini bertujuan antara lain untuk memastikan kelancaran dan ketepatan sasaran distribusi JPS yang bersumber dari APBD Kabupaten Purbalingga, sehingga warga terdampak Covid-19 benar-benar dapat merasakan manfaatnya. Sebagaimana yang dilakukan oleh H. Sutrisno, S.Pd M.Pd dan Bayu Widyatama dari Fraksi PDI Perjuangan di beberapa desa di Kecamatan Kejobong seperti Desa Kejobong, Bandingan, Lamuk dan Pangempon.

Rapat koordinasi terkait pelaksanaan takbir, sholat idulfitri dan silaturahmi

Rabu (20/5) pagi, Ketua DPRD Kabupaten Purbalingga HR Bambang Irawan, SH bersama Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi dan unsur Forkopimda melaksanakan rapat koordinasi terkait pelaksanaan takbir, sholat idul fitri dan silaturahmi / halal bihalal 1 syawal 1441 hijriah.
Rakor juga dihadiri Kepala Kantor Kemenag, Ketua MUI dan beberapa Ketua Ormas Islam.

Pendistribusian JPS Bansos

Selasa (19/5) siang, Ketua DPRD Kabupaten Purbalingga HR Bambang Irawan, SH  bersama Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi mendistribusikan JPS Bansos sembako secara simbolis di wilayah Kecamatan Purbalingga yakni di Kelurahan Purbalingga Lor dan Kelurahan Kembaran Kulon.

Bansos sembako dari Pemkab tersebut akan didistribusikan kepada warga masyarakat terdampak covid-19 di seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Purbalingga yang tidak mendapatkan bantuan dari manapun baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi.
Semoga bansos tersebut dapat sedikit meringankan beban warga masyarakat yang membutuhkan.

Opini WTP ke-4 Untuk Pemerintah Kabupaten Purbalingga

Senin (18/5), di tengah pandemi Covid-19 Pemerintah Kabupaten Purbalingga kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2019 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jawa Tengah.
Opini WTP ini merupakan yang keempat kalinya diraih Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

Penyerahan dilaksanakan secara virtual oleh Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jawa Tengah Ayub Amali kepada Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi dan Ketua DPRD Kabupaten Purbalingga HR Bambang Irawan.
Dalam sambutannya, Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jawa Tengah menyampaikan bahwa output dari pemeriksaan keuangan adalah opini yang merupakan pernyataan profesional pemeriksa mengenai kewajaran informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan yang didasarkan pada kriteria kesesuaian dengan Standar Akuntansi Pemerintah (SAP), kecukupan pengungkapan (adequate disclosure), kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan efektifitas Sistem Pengendalian Intern (SPI). .
Selamat dan sukses kepada Bupati Purbalingga beserta jajaran dan DPRD Kabupaten Purbalingga atas kinerja dan sinergitas yang baik.


.

Peringatan Nuzulul Quran Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 1441 H / 2020 M

Bertepatan dengan malam 17 ramadhan, Pemerintah Kabupaten Purbalingga menyelenggarakan peringatan Nuzulul Quran yang dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Purbalingga HR Bambang Irawan dan Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi serta jajaran Forkopimda, Kepala Kantor Kemenag, Ketua MUI, PCNU, PD Muhammadiyah, LDII, Ketua FKUB dan beberapa ulama, Sabtu (9/5) malam.

Acara peringatan Nuzulul Quran di Pendopo Dipokusumo Purbalingga dilaksanakan secara sederhana dengan menerapkan protokol kesehatan dan dibatasi pesertanya yang hadir, namun acara tersebut diikuti oleh para Kepala OPD dan Forkopimcam secara virtual menggunakan aplikasi zoom di tempat masing-masing. Selain itu acara tersebut disiarkan secara streaming youtube melalui channel Dinkominfo Purbalingga dan siaran radio LPPL Gema Soedirman 96,3 FM.

Dalam sambutannya, Bupati Dyah Hayuning Pratiwi berharap dengan wasilah peringatan Nuzulul Quran semoga kita semua mendapat petunjuk dan hidayah untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Kita dapat mengamalkan isi dan ajaran Al Quran.
Al Quran juga merupakan Asy Syifa atau penyembuh, sehingga kita semua berdoa semoga Allah SWT. memberikan kesembuhan dari pandemi Covid-19.

Bertindak selaku pembicara yakni Bapak DR. KH. Masrukin Abdul Majid, M.Pd.I Wakil Ketua Lembaga Dakwah PB NU / Anggota MUI pusat.


.

Rakor Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19

Selasa (5/5/2020) Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tingkat Kabupaten Purbalingga kembali menggelar rapat koordinasi yang dipimpin oleh Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, SE, BE, Con, MM dan dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Purbalingga HR Bambang Irawan, SH serta jajaran Forkopimda dan semua koordinator Gugus Tugas.

Rakor kali ini diikuti oleh Tim Gugus Tugas Covid-19 tingkat Kecamatan dan Desa / Kelurahan secara virtual melalui video conference guna mengetahui kesiapsiagaan wilayah dan kesepakatan lintas sektoral serta kesiapan penanganan masyarakat terdampak Covid-19.

Dialog Interaktif RRI Purwokerto

Ketua DPRD Kabupaten Purbalingga HR Bambang Irawan, SH menjadi nara sumber Dialog Interaktif menggunakan telepon dengan RRI Purwokerto, Selasa pagi (5/5/2020) dengan topik Ketersediaan Tempat Karantina Bagi Pemudik di Daerah.
Dialog dengan durasi 60 menit itu disiarkan langsung mulai pukul 08.00 WIB di Programa 1 RRI Purwokerto dengan frekuensi 93,10 MHz – 98,60 MHz dan 756 KHz serta melalui aplikasi RRIPlay Go.

Tenda Karantina di desa Serang Karangreja

Pemdes Serang Siapkan Tenda Karantina Bagi Warganya yang Nekat Pulang Kampung

Sejumlah pemerintah desa di Kabupaten Purbalingga telah menyiapkan tempat karantina untuk para perantau yang nekat pulang kampung.
Ada yang memanfaatkan bangunan yang ada di komplek balai desa, namun berbeda dengan yang dilakukan Pemerintah Desa Serang Kecamatan Karangreja, yakni dengan menyiapkan tempat karantina di tengah hutan pinus yang merupakan camping ground komplek wisata Lembah Asri Serang.
Sementara tempat wisata tutup karena pandemi covid-19, lokasi tersebut dimanfaatkan sebagai tempat karantina.

Ada 11 tenda yang disiapkan oleh Pemdes Serang lengkap dengan sarana kamar mandi untuk mengkarantina warganya yang merantau namun nekat pulang kampung.
Hal ini dilakukan oleh Pemdes Serang karena rata-rata masyarakatnya tidak mesti bisa menerima keluarganya pulang dari luar kota.